Sudah lama belajar tuk jadi seorang penulis,tapi sampai sekarang masih juga bingung mau menulis apa. Ya gelar penulis amatirpun tak pantas disandang diri ini. " Wong kalo nulis banyak salah en berulang-ulang kali ngedit sampe nich mata jadi rada sipit " . Ternyata meski hanya menulis deskripsi diri sendiri saja harus memutar otak ini tujuh keliling. Bagaimana mau menulis sebuah cerpen apalagi novel,wah....wah....bisa botak kepala ini.
Mungkin beginilah jadinya kalau jadi orang indonesia tetapi tidak suka pelajaran Bahasa Indonesia. Kalau kata orang tua dulu kualat. Yaa....mau bagaimana lagi?habisnya diri ini tidak begitu suka dengan pelajaran yang terlalu banyak teori, mengharuskan rajin membaca agar bisa mengerti. Otak ini lebih suka dipakai untuk mengerjakan soal-soal yang membutuhkan perhitungan dan rumus-rumus yang ngejelimet. Meski akhirnya garuk-garuk kepala saking pusingnya tidak bisa selesaikan soal tersebut.
Harus diakui kerumitan mengerjakan soal-soal tersebut terkadang lebih mengasikkan, apalagi kalau mengerjakan soal-soal matematika dengan simbol pengganti X dan Y-nya itu. Rasanya seperti sedang bermain teka-teki, ketika satu nilai sudah didapat maka nilai yang lainpun seperti menggelitik otak untuk segera mendapatkannya.
Senin, 02 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar